Masuk usia 20-an, banyak orang mulai ngerasa uang selalu habis entah ke mana. Gaji baru masuk, tapi sebelum akhir bulan saldo sudah tipis. Masalahnya bukan karena penghasilan selalu kurang, tapi karena cara mengatur uang yang belum rapi.
Di usia ini, godaan pengeluaran memang banyak. Nongkrong, langganan aplikasi, belanja impulsif, sampai gaya hidup ikut-ikutan. Kalau tidak diatur dari awal, kebiasaan ini bisa kebawa sampai usia 30-an.
Kenapa Usia 20-an Rawan Salah Kelola Uang
Usia 20-an adalah masa transisi. Baru mulai kerja, penghasilan belum stabil, tapi keinginan sudah banyak. Banyak orang juga belum punya tujuan keuangan yang jelas, jadi uang dipakai tanpa arah.
Selain itu, masih banyak yang berpikir kalau mengatur uang itu ribet dan cuma buat orang yang sudah mapan. Padahal justru kebiasaan kecil di usia ini yang menentukan kondisi keuangan ke depan.
Langkah Sederhana Mengatur Uang
Mengatur uang tidak harus pakai metode rumit. Mulai dari hal paling dasar.
Pertama, catat pemasukan dan pengeluaran. Tidak perlu aplikasi mahal, cukup catatan sederhana. Dengan tahu uang masuk dan keluar ke mana, kita jadi lebih sadar saat mau belanja.
Kedua, bedakan kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan itu wajib, seperti makan dan transportasi. Keinginan itu boleh, tapi harus dibatasi. Tidak semua hal yang bikin senang harus langsung dibeli.
Ketiga, tentukan batas pengeluaran bulanan. Misalnya, dari penghasilan bulanan, tentukan berapa yang boleh dipakai untuk jajan atau hiburan. Kalau batasnya sudah habis, berhenti.
Pentingnya Dana Darurat Sejak Dini
Dana darurat sering dianggap cuma buat orang yang sudah berkeluarga. Padahal di usia 20-an, dana darurat justru penting. Fungsinya untuk jaga-jaga kalau ada hal tak terduga seperti sakit, kehilangan pekerjaan, atau kebutuhan mendesak.
Tidak perlu langsung besar. Mulai dari nominal kecil tapi rutin. Yang penting konsisten dan tidak dipakai untuk hal lain.
Kesalahan yang Harus Dihindari
Kesalahan paling umum adalah menabung dari sisa uang. Kalau menunggu sisa, biasanya tidak pernah ada. Lebih baik sisihkan di awal, meskipun kecil.
Kesalahan lain adalah terlalu banyak cicilan. Cicilan bikin pengeluaran terasa ringan, tapi kalau kebanyakan justru bikin keuangan sesak.
Terakhir, tidak pernah evaluasi. Mengatur uang itu bukan sekali jadi. Perlu dilihat ulang setiap bulan dan disesuaikan dengan kondisi.
Penutup
Mengatur uang di usia 20-an tidak harus sempurna. Yang penting mulai dulu dan konsisten. Sedikit demi sedikit, kebiasaan baik ini akan bikin keuangan lebih tenang dan terarah di masa depan.